ZoyaPatel

Pawai Lampion Maulid Nabi di Curahdami Libatkan 500 Murid PAUD hingga RA

Mumbai
Foto: Ratusan murid TK, PAUD dan RA saat mengikuti pawai lampion di Desa Jetis


Bondowoso/Arussatu.id. Suasana Desa Jetis, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berlangsung semarak saat ratusan anak mengikuti pawai lampion dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh desa yang berada di Kecamatan Curahdami dan dipusatkan di Desa Jetis. Pawai menjadi salah satu rangkaian kegiatan keagamaan yang dikemas dengan melibatkan anak-anak sejak usia dini.

Kepala Desa Jetis, Saibudin Hakim, mengatakan pawai lampion tersebut melibatkan sekitar 500 murid dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini di Kecamatan Curahdami.

"Kurang lebih ada 500 murid dari PAUD, TK dan RA se-Kecamatan Curahdami yang ikut dalam pawai lampion ini," ujar Saibudin, Jum'at (4/9/2026). 

Menurut dia, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan Maulid Nabi diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan sejak dini. Selain itu, kegiatan bersama tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarwarga di Kecamatan Curahdami.

Pawai lampion berlangsung dengan suasana meriah. Anak-anak membawa lampion dengan berbagai bentuk dan berjalan bersama dalam iring-iringan yang telah disiapkan oleh masing-masing peserta.

Semarak kegiatan semakin terasa dengan kehadiran Musik Patrol Kerinduan yang mengiringi jalannya pawai. Iringan musik patrol menambah nuansa tradisional sekaligus membuat suasana peringatan Maulid Nabi semakin hidup.

Saibudin menuturkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda Desa Jetis, tetapi merupakan kegiatan bersama yang melibatkan masyarakat dari seluruh desa di Kecamatan Curahdami.

"Karena kegiatan ini diikuti seluruh desa di Kecamatan Curahdami, kami sangat bersyukur Desa Jetis dipercaya menjadi lokasi terpusatnya kegiatan," katanya.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda yang mampu memperkuat silaturahmi masyarakat. Terlebih, peringatan Maulid Nabi dapat dikemas dalam bentuk kegiatan yang dekat dengan dunia anak-anak.

Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pawai lampion juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi dan tampil bersama teman-temannya dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Curahdami.

Menurut Saibudin, semangat kebersamaan yang terlihat dalam pawai tersebut menjadi bagian penting dari peringatan Maulid Nabi. Nilai keagamaan, pendidikan, dan kebersamaan masyarakat diharapkan dapat tumbuh melalui kegiatan yang melibatkan semua kalangan.(Eko) 
Ahmedabad